
“Dan Diantara Tanda-tanda (Kebesaran) -Nya Ialah Dia Menciptakan Pasangan-pasangan Untukmu Dari Jenismu Sendiri, Agar Kamu Cenderung Dan Merasa Tenteram Kepadanya, Dan Dia Menjadikan Diantaramu Rasa Kasih Dan Sayang. Sungguh, Pada Yang Demikian Itu Benar-benar Terdapat Tanda-tanda (Kebesaran Allah) Bagi Kaum Yang Berfikir”
{ Q.S : Ar-Rum : 21 }
Insya Allah Acara Akan Dilaksanakan Pada :
Love Story
Kisah kami dimulai sederhana, tanpa rencana besar, tanpa perasaan yang dipaksakan.
Tahun 2019, saat aku masih duduk di bangku kelas 3 SMA, kami mulai saling mengenal. Waktu itu, dia sudah lebih dulu menyelesaikan sekolahnya. Perkenalan kami pun hanya sebatas dari Facebook—sekadar saling menyapa, bertukar cerita ringan lewat chat. Tidak ada yang istimewa, tidak ada rasa yang tumbuh saat itu. Bahkan, aku belum terpikir sedikit pun untuk menjalin hubungan yang lebih serius.
Waktu berjalan, dan seperti banyak kisah lainnya, kami pun kehilangan kontak. Tidak ada kabar, tidak ada pesan, tidak ada jejak di media sosial mana pun. Seolah kami kembali menjadi dua orang asing yang pernah saling mengenal.
Hingga akhirnya, setelah 8 tahun berlalu, takdir mempertemukan kami kembali.
Lewat sebuah pesan WhatsApp yang sederhana, kami kembali saling menanyakan kabar. Namun kali ini terasa berbeda. Bukan lagi sekadar basa-basi, tapi ada ketenangan, ada keyakinan yang perlahan tumbuh di hati kami masing-masing.
Tanpa melalui kisah pacaran seperti kebanyakan orang, kami justru menemukan keseriusan itu sejak awal. Kami sama-sama yakin bahwa pertemuan kedua ini bukan kebetulan. Kami tidak membutuhkan waktu lama untuk memastikan perasaan—karena semuanya terasa begitu pasti.
Bulan Februari menjadi saksi pertemuan kami setelah sekian lama. Hari itu, dia datang ke rumahku, bukan sekadar untuk bertemu, tetapi untuk meminta izin melamarku. Sebuah langkah besar yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya.
Dan pada tanggal 15 April 2026, kami resmi melangsungkan lamaran.
Kini, kami menanti hari yang telah kami pilih bersama—3 Juni 2026—hari di mana kisah ini akan mencapai babak baru: pernikahan.
Tidak ada tanggal jadian dalam cerita kami. Yang ada hanyalah tanggal keseriusan, tanggal lamaran, dan tanggal pernikahan.
Karena bagi kami, cinta tidak selalu dimulai dengan kata “pacaran”, tetapi dengan keyakinan, niat baik, dan keberanian untuk melangkah bersama menuju masa depan.
Inilah kisah kami—yang sederhana, tapi penuh makna.
Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami.
Dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.
Anda Juga Bisa Mengirim
Kado Fisik Ke Alamat Berikut :
Konfirmasi Kehadiran
Tiada Yang Dapat Kami Ungkapkan Selain Rasa Terimakasih Dari Hati Yang Tulus Apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/i Berkenan Hadir Untuk Memberikan Do’a Restu Kepada Kami
Berikan Ucapan Spesial Anda Disini :