
“Dan Diantara Tanda-tanda (Kebesaran) -Nya Ialah Dia Menciptakan Pasangan-pasangan Untukmu Dari Jenismu Sendiri, Agar Kamu Cenderung Dan Merasa Tenteram Kepadanya, Dan Dia Menjadikan Diantaramu Rasa Kasih Dan Sayang. Sungguh, Pada Yang Demikian Itu Benar-benar Terdapat Tanda-tanda (Kebesaran Allah) Bagi Kaum Yang Berfikir”
{ Q.S : Ar-Rum : 21 }
Insya Allah Acara Akan Dilaksanakan Pada :
Love Story
*Takdir di Balik Layar Virtual: Sebuah Panen Hasil Hati*
Bagi banyak orang, tahun 2024 mungkin hanyalah deretan angka di kalender. Namun bagi kami, itu adalah awal dari sebuah skenario langit yang tidak pernah kami duga sebelumnya. Semuanya bermula dari Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 11.
Selama enam bulan penuh, interaksi kami hanya dibatasi oleh bingkai layar laptop. Suara kami hanya terdengar melalui ruang-ruang virtual Google Meet atau Zoom. Tidak ada niat lain di hati kami selain menjalankan tugas dan tanggung jawab. Saya sebagai Fasilitator dan ia sebagai Calon Guru Penggerak (CGP). Hubungan kami sangat profesional; kaku, berjarak, dan sepenuhnya tentang pendidikan. Kami sama sekali tidak menjadikan program ini sebagai ajang mencari jodoh.
Hingga tibalah saat yang dinanti: Lokakarya 7, momen Panen Hasil Belajar.
Itulah pertama kalinya kami berdiri di ruang yang sama, menghirup udara yang sama, dan saling melihat tanpa perantara sinyal internet. Hari itu, kami merayakan keberhasilan pendidikan, tanpa menyadari bahwa Allah sedang menanam benih baru di luar kurikulum yang kami pelajari.
Uniknya, kedekatan kami justru tidak terjadi saat program berlangsung. Saat PGP resmi berakhir dan tugas profesional kami usai, pintu takdir baru terbuka. Entah bagaimana semesta bekerja, Allah seolah menuntun langkah kami untuk saling menyapa kembali dalam suasana yang berbeda. Bukan lagi sebagai Fasilitator dan CGP, melainkan sebagai dua manusia yang sedang mencari arah.
Kami mulai mengenal lebih jauh. Dari obrolan ringan hingga diskusi mendalam tentang visi hidup. Perlahan namun pasti, kehadiran satu sama lain mulai terasa sebagai sebuah kebutuhan. Kami sadar bahwa kami merasa penting bagi satu sama lain.
Tentu, perjalanannya tidaklah semulus jalan tol. Ada keraguan, ada ujian, dan ada tantangan yang sempat menggoyahkan. Namun, di setiap titik lelah, kami selalu dikuatkan oleh keyakinan bahwa jika Allah yang mempertemukan, maka Allah pula yang akan memampukan.
Akhirnya, perjalanan yang dimulai dari ruang virtual itu berujung di depan pelaminan. Kami memutuskan untuk mengikat janji, hidup bersama selamanya, membawa semangat "Guru Penggerak" ke dalam rumah tangga kami: untuk terus bergerak, tergerak, dan menggerakkan cinta kami hingga akhir hayat.
Konfirmasi Kehadiran
Konfirmasi Kehadiran
Tiada Yang Dapat Kami Ungkapkan Selain Rasa Terimakasih Dari Hati Yang Tulus Apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/i Berkenan Hadir Untuk Memberikan Do’a Restu Kepada Kami
Berikan Ucapan Spesial Anda Disini :